Rabu, 02 Juli 2014

How to Configure Proxy Server for Windows 7


Ketika itu juga saya mencoba mencari-cari artikel tentang squid, dan ternyata sudah lumayan lama Squid mempunyai varian yang bisa berjalan di sistem operasi windows. Saya tidak begitu terkejut sebenarnya, mengingat saya juga sudah agak familiar dengan beberapa program open-source lain yang bisa dioperasikan (baca:mendukung) di Windows seperti Open Office.

Warnet dengan Squid Proxy

Bukan sebuah hal baru bagi saya untuk membangun sebuah Warnet, saya dengan senang hati untuk membantu jika ada 'teman' yang ingin membuka usaha warnet kemudian meminta saya membantu mengkofigurasi instalasi jaringan-nya, mudah... Tapi menjadi 'sesuatu' ketika warnet 'teman' tersebut dengan sistem operasi Windows dan beberapa waktu kemudian dia mengeluhkan kecepatan browsing yang 'lelet'. Kalau OS sever-nya Linux mungkin akan menjadi lebih mudah (dalam pikiran saya sudah ada nama Squid). Bukankah sudah ada Squid yang bisa berjalan di Windows? Yep.. Seratus. Dengan dasar itulah saya mencoba instalasi paket-paket open source yang dibutuhkan untuk Warnet berbasis Windows. Untuk kali ini saya coba install server proxy menggunakan Squid. Dan akhirnya saya menggunakan-nya di Warnet saya yang juga menggunakan server Windows. Lho? Iya, karena "yang jaga bukan saya" :)


Install Squid Proxy

Sebelum memulai instalasi download dulu Paket Squid for Windows versi terbaru (pada saat saya menulis artikel ini, Versi Stable Standar : Squid 2.7.STABLE8). Paket Squid untuk Windows bisa download di sini Setelah selesai download, ekstrak file .zip Squid yang tadi kamu download di c:\squid. Segera setelah meng-ekstrak, modifikasi file konfigurasi yang ada di c:\squid\etc\ - copy file squid.conf.default dan ubah nama filenya menjadi squid.conf - copy file mime.conf.default dan ubah nama filenya menjadi mime.conf lalu konfigurasikan squid.conf edit menggunakan notepad Yang sangat peting untuk diperhatikan adalah pada baris berikut : Langkah Pertama
http_port 3128 #port yang digunakan, bisa diganti sesuai keinginan anda
saran saya : rubah menjadi : http_port localhost:3128
Langkah Kedua
acl localnet src 10.10.10.0/24 #localnet adalah nama network dari 10.10.10.0/24
Langkah Ketiga
http_access allow localnet #pastikan network diberi ijin akses
saran saya : tambahkan baris baru :
http_access allow localhost
sehingga menjadi
http_access allow localnet http_access allow localhost
setelah itu, simpan. Langkah selanjutnya adalah membuat direktori squid cache dulu (dalam direktori c:\squid\sbin) Sebelumnya buka Command Promt dengan mengetikkan CMD di start-run.
ketikkan perintah : cd c:\squid\sbin
maka di command promt akan terlihat seperti berikut :
Command Promt Squid
Command Promt Squid
ketikkan perintah :
squid -z
Jika konfigurasi benar maka pembuatan cache nya berjalan mulus. Kemudian install squid agar bisa dijalankan sebagai servis secara default
ketikkan perintah :
squid -i
Untuk mengecek apakah sudah terinstal, buka Start > Control Panel > Administrative Tools > Services (bisa juga dari run, ketikkan perintah : services.msc) Cari nama squid, klik [Start] untuk mulai menjalankan servis squid.
Catatan saya: Jika dalam Windows anda firewall-nya sedang aktif, pastikan squid masuk dalam daftar exceptions, baik aplikasinya maupun port yang digunakan. Pengalaman saya pertamakali, berkali kali saya gagal ketika mencoba men-start servis Squid.
Secara default, aplikasi Squid (c:/squid/etc/squid.exe) sudah ada dalam daftar exceptions dengan nama squid, kita tinggal menambahkan daftar exceptions untuk port yg digunakan Squid dengan cara :
1. Masuk ke Control Panel > Windows Firewall > Exceptions
2. Klik [add port] isikan
Name: squidport
Port number : 3128 (isikan port yang di buka pada squid conf pada file squid.conf , jika sesuai tutorial ini, portnya: 3128 ) dan TCP yang di aktifkan kemudian klik [Ok]
3. Jangan lupa, Squid pada Exceptions diberi tanda cek.
Tambahan: 1. Untuk memblok website tertentu agar tidak bisa diakses oleh Client, tambahkan pada squid.conf :
acl blocklist url_regex "c:/squid/etc/blocklist.txt"
setelah itu buat file blocklist.txt di direktori/folder c:\squid\etc dan isikan daftar situs yang ingin diblok, contohnya :
.webscruiser.cc
.e-finder.cc
2. Contoh konfigurasi sederhana squid.conf (konfigurasi untuk warnet):
#file squid.conf
http_port 3128
httpd_accel_host virtual
httpd_accel_port 80
httpd_accel_with_proxy on
httpd_accel_uses_host_header on
icp_port 0
visible_hostname warnet ceria
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
no_cache deny QUERY
cache_mem 64 MB
cache_dir ufs c:/squid/var/cache 1024 32 256
redirect_rewrites_host_header off
acl localnet src 10.10.10.0/24
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl Safe_ports port 80 443 210 119 70 21 1025-65535
acl CONNECT method CONNECT

#acl blocklist url_regex "c:/squid/etc/blocklist.txt"

cache_mgr me@localhost
cache_access_log c:/squid/var/logs/access.log
cache_store_log c:/squid/var/logs/store.log
cache_log c:/squid/var/logs/cache.log
log_icp_queries off
cachemgr_passwd rahasia
acl manager proto cache_object
http_access allow manager
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
http_access allow localnet
http_access allow localhost
http_access deny all
#akhir file squid.conf
Jika proses instalasi di atas selesai kamu bisa mengecek di whatismyip.com jika berhasil maka akan tampak seperti berikut:
Hasilnya mungkin tidak begitu terasa pada saat awal memakai Squid, tetapi ketika halaman-halaman yang semakin banyak dibuka maka akan bertambah cache yang tersimpan, sehingga manjadi lebih cepat secara bertahap.
Update artikel tgl 19 Juni 2012
-- silahkan di baca juga referensi untuk Optimasi Squid Proxy Server
Update artikel 11 Agustus 2012
-- jika squid terlalu rumit, Anda bisa menggunakan Handy Cache dan baca juga Panduan Konfigurasi Handy Cache-nya
Selamat mencoba! Jika masih ada yang ingin ditanyakan, tuliskan komentar Anda di bawah atau melalui Fb

Salam IT Support SMK Tritech.. :)

0 komentar:

Copyright © 2012 IT Support SMK TRITECH INFORMATIKA | Another Theme | Designed by Johanes DJ